
Mewakili Dekan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR), Wakil Dekan III, apt. Elida Zairina, S.Si., MPH., Ph.D., menghadiri Seremoni Serah Terima Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) kepada PT. Selatox Bio Pharma sekaligus Grand Opening fasilitas manufaktur biofarmasi PT. Selatox Bio Pharma di Indonesia. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, di Bekasi.
Acara ini menjadi tonggak penting bagi PT. Selatox Bio Pharma dalam memperkuat kapasitas industri biofarmasi nasional melalui hadirnya fasilitas manufaktur yang telah memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, dan industri mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong kemandirian industri farmasi Indonesia serta peningkatan kualitas produk biofarmasi yang aman, bermutu, dan berdaya saing.
Pada kegiatan tersebut, Dr. Elida Zairina, S.Si., MPH., Ph.D. turut hadir bersama para pimpinan dan perwakilan fakultas farmasi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Di antaranya adalah Dekan Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (UNPAD), Dekan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), serta perwakilan dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kehadiran para akademisi tersebut mencerminkan kuatnya dukungan institusi pendidikan tinggi terhadap perkembangan industri biofarmasi nasional serta pentingnya kolaborasi antara sektor akademik dan industri dalam mendorong inovasi, penelitian, dan pengembangan produk kesehatan di Indonesia.
Partisipasi FF UNAIR dalam kegiatan ini juga menjadi kelanjutan dari hubungan baik yang telah terjalin dengan PT. Selatox Bio Pharma. Pada April 2026 lalu, PT. Selatox Bio Pharma melakukan kunjungan ke FF UNAIR untuk menjajaki peluang kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan industri farmasi. Pertemuan tersebut membuka ruang diskusi mengenai berbagai potensi kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Kegiatan ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung kemajuan sektor kesehatan nasional.
