
Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR), apt. Gesnita Nugraheni, S.Farm., M.S., berpartisipasi sebagai oral presenter pada 20th World Congress of Basic and Clinical Pharmacology (WCP) 2026. Saat ini, apt. Gesnita tengah menempuh studi doktoral di The University of Sydney, Australia.
Kongres ilmiah bergengsi tersebut berlangsung pada 12–17 Juli 2026 di Melbourne Convention Centre, Australia, dan diselenggarakan oleh Australasian Society of Clinical and Experimental Pharmacologists and Toxicologists (ASCEPT) bekerjasama dengan International Union of Basic and Clinical Pharmacology (IUPHAR). WCP2026 menjadi ajang pertemuan para ilmuwan, akademisi, peneliti, dan praktisi farmakologi dari berbagai negara untuk berbagi inovasi dan perkembangan terkini dalam bidang farmakologi dasar maupun klinis.
Dalam kesempatan tersebut, dosen yang akrab disapa Bu Geta mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Factors Influencing Psychotropic Medication Review in Australian Aged Care: Ten-Year Comparative Analysis.” Penelitian tersebut mengkaji berbagai faktor yang memengaruhi pelaksanaan medication review terhadap penggunaan obat-obatan psikotropika pada layanan perawatan lansia di Australia melalui analisis komparatif selama sepuluh tahun.
Keikutsertaan apt. Gesnita sebagai pemakalah lisan pada forum ilmiah berskala dunia ini menjadi bukti komitmen dosen FF UNAIR dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan tantangan kesehatan global sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi internasional. Melalui diseminasi hasil riset di forum internasional, FF UNAIR terus menunjukkan perannya sebagai institusi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang farmasi.

