
Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) mengadakan rapat bersama Dexa pada Senin (26/10/2026) untuk membahas rencana kerjasama penelitian uji teratogenik pada hewan uji terhadap produk sediaan ekstrak Psidium guajava. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan berlangsung dengan lancar.
Kerjasama penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dukungan ilmiah mengenai efek produk sediaan ekstrak Psidium guajava yang diproduksi oleh Pihak Pertama, khususnya berdasarkan pengujian pada hewan uji. Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan data ilmiah yang relevan sebagai bagian dari evaluasi keamanan produk.
Uji teratogenik merupakan salah satu bentuk pengujian praklinis yang dilakukan untuk mengevaluasi potensi suatu bahan atau produk dalam menimbulkan gangguan terhadap perkembangan embrio atau janin selama masa kehamilan. Melalui penelitian ini, pengujian diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah yang diperlukan untuk memahami profil keamanan produk sediaan ekstrak Psidium guajava.
Pertemuan antara FF UNAIR dan Dexa menjadi langkah awal dalam membahas pelaksanaan kerja sama penelitian, termasuk kebutuhan pengujian serta dukungan ilmiah yang diperlukan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri farmasi ini juga mencerminkan pentingnya sinergi dalam pengembangan penelitian yang berbasis bukti ilmiah.
Melalui kerja sama tersebut, Fakultas Farmasi UNAIR terus mendorong penguatan kolaborasi dengan mitra industri dalam mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan produk. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui dukungan terhadap penelitian yang berkontribusi pada pemahaman keamanan produk, serta SDGs poin 9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan kemitraan riset antara perguruan tinggi dan industri.
