Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) sukses menyelenggarakan International Graduate Student Conference on Pharmaceutical Sciences (IGSCPS) 2026 pada Sabtu (19/9/2026). Bertempat di Gedung Nani, Kampus C UNAIR, kegiatan ini mempertemukan mahasiswa pascasarjana, akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas perkembangan ilmu farmasi serta tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
Mengusung tema “The Value Impact: Bridging Pharmaceutical Science and Clinical Practice for a Sustainable Global Future”, IGSCPS 2026 menjadi ruang akademik untuk mempertemukan perkembangan ilmu farmasi dengan kebutuhan praktik klinis yang terus mengalami perubahan.
Konferensi ini merespons lanskap kesehatan global yang berkembang pesat, khususnya akibat hadirnya konsep Farmasi 4.0, transformasi kesehatan digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta perkembangan layanan kesehatan berbasis nilai (value-based healthcare).
Melalui konferensi tersebut, para peserta diajak untuk mengeksplorasi bagaimana sains inovatif, evaluasi ekonomi, dan prinsip keberlanjutan dapat diintegrasikan dalam pengembangan solusi kesehatan. Integrasi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya layanan kesehatan yang berpusat pada pasien, efektif dan efisien dari sisi biaya, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
IGSCPS 2026 juga memiliki dimensi internasional yang kuat. Konferensi ini diikuti oleh narasumber dan peserta dari berbagai negara, di antaranya Singapura, Malaysia, Australia, Brunei Darussalam, Jepang, serta Indonesia. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang negara dan institusi memperkaya perspektif dalam diskusi mengenai perkembangan ilmu dan praktik kefarmasian di tingkat global.
Selain sesi pemaparan materi dan diskusi, konferensi juga menghadirkan oral presentation sebagai wadah bagi para peserta untuk mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan ilmiah yang mereka kembangkan. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti untuk bertukar pengetahuan, memperoleh masukan akademik, serta membangun jejaring dengan sesama peneliti dari berbagai negara.
Penyelenggaraan IGSCPS 2026 sekaligus menegaskan komitmen FF UNAIR dalam memperkuat atmosfer akademik yang terbuka terhadap kolaborasi internasional dan perkembangan ilmu pengetahuan. Forum ini diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan serta inovasi yang mampu menjembatani hasil riset di bidang farmasi dengan implementasinya dalam praktik klinis.
Lebih jauh, semangat keberlanjutan yang diusung dalam konferensi sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat. Kolaborasi lintas negara dan lintas bidang yang dibangun melalui IGSCPS juga menjadi bagian dari penguatan jejaring global dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi kesehatan yang sesuai dengan SDGs 17.
