
Rangkaian kegiatan Student Exchange Program (SEP) Incoming 2026 kembali menghadirkan pengalaman lintas budaya bagi para peserta internasional. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) dengan mengusung kegiatan pengenalan budaya Indonesia secara interaktif dan edukatif pada 8 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada peserta melalui pengalaman secara langsung. Beragam aktivitas budaya disiapkan agar peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai tradisi Indonesia, tetapi juga dapat berinteraksi dan merasakan secara langsung berbagai bentuk kebudayaan yang menjadi bagian dari identitas Nusantara.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal gamelan, salah satu alat musik tradisional Indonesia. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mencoba memainkan gamelan secara langsung dengan didampingi oleh pihak yang memahami alat musik tersebut. Pengalaman ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal karakteristik musik tradisional Indonesia sekaligus merasakan bagaimana musik dapat menjadi bagian dari kehidupan dan kebudayaan masyarakat.
Selain musik tradisional, peserta juga berkesempatan untuk membuat batik secara langsung. Melalui aktivitas tersebut, peserta diperkenalkan pada batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Kegiatan membatik memberikan pengalaman kreatif sekaligus memperkenalkan proses di balik pembuatan karya batik yang memiliki nilai seni dan budaya.
Tidak hanya itu, peserta juga diajak untuk mempelajari tari tradisional Indonesia. Aktivitas ini menjadi salah satu bentuk pengenalan seni pertunjukan Nusantara sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk berinteraksi dan belajar melalui gerakan tari. Antusiasme peserta semakin terlihat ketika mereka mengikuti setiap gerakan dan mencoba mempraktikkannya bersama-sama.
Keberagaman budaya Indonesia juga diperkenalkan melalui kuliner tradisional. Peserta berkesempatan mengenal dan mencicipi berbagai jajanan lokal, seperti kue lapis, kue cucur, lemper, sosis Solo, serta beragam makanan tradisional lainnya. Pengenalan kuliner menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta karena makanan tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi juga merepresentasikan kekayaan tradisi dan keragaman daerah di Indonesia.
Suasana kegiatan semakin semarak melalui permainan tradisional yang identik dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, seperti bakiak dan engklek. Peserta diajak untuk memainkan permainan tersebut secara langsung sehingga tercipta suasana yang interaktif dan penuh kebersamaan. Selain menjadi sarana hiburan, permainan tradisional juga memperkenalkan bentuk permainan masyarakat Indonesia yang mengedepankan interaksi dan kerja sama.
Melalui rangkaian aktivitas tersebut, peserta SEP Incoming 2026 mendapatkan kesempatan untuk mengenal budaya Indonesia dari berbagai aspek, mulai dari seni musik, seni rupa, seni tari, kuliner, hingga permainan tradisional. Pengalaman secara langsung diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keberagaman budaya Indonesia dibandingkan dengan sekadar mengenalnya melalui materi atau informasi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam membangun interaksi lintas budaya melalui program pertukaran mahasiswa. Pertemuan antara peserta dengan budaya lokal membuka ruang untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman budaya yang ada di dunia.
Dengan terlaksananya kegiatan cultural experience ini, SEP Incoming 2026 tidak hanya menjadi wadah pertukaran akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia kepada peserta internasional. Melalui pengalaman yang interaktif dan berkesan, diharapkan peserta dapat membawa cerita mengenai keberagaman budaya Indonesia sebagai bagian dari pengalaman mereka selama mengikuti program di Universitas Airlangga.

