info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Dua Guru Besar FF UNAIR Perkuat Kemitraan Akademik dengan School of Pharmaceutical Sciences USM

Dua Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR), Prof. Dr. apt. Noorma Rosita, M.Si. dan Prof. apt. Rr. Retno Widyowati, S.Si., M.Pharm., Ph.D., melakukan kunjungan ke School of Pharmaceutical Sciences, Universiti Sains Malaysia (USM), Penang, Malaysia. Agenda kunjungan in sukses dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kedua institusi.

Prof. Noorma dan Prof. Retno diterima dengan hangat oleh Dr. Ezatul Ezleen binti Kamarulzaman (yang mengenalkan program pengmas USM sekaligus adjunct professor UNAIR), ?Dr. Nur Hidayah Kaz binti Abdul Aziz (koordinator kegiatan pengmas), serta ?Dr. Hadzliana Zainal (Deputy Dean for Academic, Career & International at the School of Pharmaceutical Sciences, Universiti Sains Malaysia (USM)).

Dalam kunjungan tersebut, kedua guru besar FF UNAIR berdiskusi mengenai berbagai peluang kolaborasi. Pertukaran gagasan mencakup potensi pengembangan penelitian bersama, pertukaran pengetahuan dan keahlian, hingga peluang pengembangan kegiatan akademik yang dapat melibatkan sivitas akademika dari kedua institusi.

Selain membahas penelitian, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mematangkan persiapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) kolaboratif yang akan dilaksanakan pada 7-9 Agustus 2026 di Selangor, Malaysia. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat jejaring kerjasama internasional.

Persiapan kegiatan pengmas dibahas secara lebih mendalam untuk memastikan pelaksanaan program dapat berjalan optimal. Kolaborasi antara akademisi dari Indonesia dan Malaysia ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan lintas negara.

Kegiatan tersebut sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui penguatan kemitraan antara institusi pendidikan tinggi lintas negara untuk menghasilkan kolaborasi yang berkelanjutan dan berdampak.