Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) melalui Research Group (RG) Pharmaceutics and Delivery Systems for Drugs, Cosmetics, and Nanomedicine (PHARM-DCN) bekerjasama dengan PT. Almega Sejahtera dan Horiba menyelenggarakan Workshop Particle Size Analysis dan Zeta Potential. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/8) ini diikuti oleh 38 mahasiswa Program Sarjana, Magister, dan Doktor FF UNAIR sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi di bidang karakterisasi sistem penghantaran obat berbasis nanopartikel.
Workshop secara resmi dibuka oleh Prof. apt. Helmy Yusuf, S.Si., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan I FF UNAIR sekaligus Ketua Research Group PHARM-DCN. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pemahaman terhadap teknik karakterisasi nanopartikel menjadi salah satu kompetensi penting dalam mendukung pengembangan riset farmasetika modern, khususnya pada formulasi obat, kosmetik, dan nanomedisin.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai konsep pemeriksaan nanopartikel menggunakan prinsip Dynamic Light Scattering (DLS) untuk analisis ukuran partikel, serta pengukuran zeta potential sebagai parameter penting dalam memprediksi stabilitas fisik sediaan nanopartikel. Materi yang disampaikan tidak hanya membahas teori dasar, tetapi juga aplikasi teknik karakterisasi tersebut dalam penelitian dan pengembangan produk farmasi.
Setelah mengikuti sesi teori, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengikuti hands-on session di laboratorium MPL 5, menggunakan instrumen Particle Size Analyzer and Zeta Potential dari Horiba. Pada sesi praktik ini, peserta melakukan preparasi sampel, pengoperasian instrumen, hingga interpretasi hasil pengukuran secara langsung dengan pendampingan dari narasumber dan tim teknis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman praktis dalam penggunaan instrumen analisis yang banyak dimanfaatkan pada penelitian farmasi dan nanoteknologi. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung kualitas penelitian mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi di bidang kefarmasian.
Kerjasama antara FF UNAIR, PT. Almega Sejahtera, dan Horiba juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, maupun penelitian bersama yang mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta inovasi di bidang farmasi dan nanomedisin.
Kegiatan Workshop Particle Size Analysis dan Zeta Potential ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi mahasiswa dengan pembelajaran berbasis teori dan praktik menggunakan instrumen berteknologi tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan memperkuat kapasitas riset dan inovasi di bidang sistem penghantaran obat serta nanomedisin. Kolaborasi antara FF UNAIR, PT. Almega Sejahtera, dan Horiba turut mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi yang berkelanjutan.
