info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Guru Besar Fakultas Farmasi UNAIR Hadiri Monitoring dan Evaluasi Kemajuan Riset Jatim Melaju 2026

Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR), Prof. apt. Rr. Retno Widyowati, S.Si., M.Pharm., Ph.D., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Kemajuan Riset Jatim Melaju Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Juli 2026, di Universitas Brawijaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai riset yang memperoleh pendanaan melalui Program Riset Jatim Melaju Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Retno hadir sebagai ketua tim peneliti yang mengusung riset berjudul "Potensi Mikroalga Lokal sebagai Nilai Tambah Produk Maritim dalam Agen Anti-inflamasi dan Antioksidan pada Penanganan Osteoarthritis." Proposal penelitian tersebut berhasil memperoleh pendanaan Program Riset Jatim Melaju Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan riset unggulan yang berorientasi pada pemanfaatan potensi sumber daya lokal.

Penelitian ini berfokus pada eksplorasi mikroalga lokal sebagai bahan baku bernilai tambah yang berpotensi dikembangkan menjadi agen anti-inflamasi dan antioksidan untuk mendukung penanganan osteoarthritis. Melalui pendekatan multidisiplin, riset ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi berbasis sumber daya maritim Indonesia yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kesehatan, serta industri berbasis kelautan.

Riset tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi yang melibatkan Universitas Airlangga, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Jember. Selain itu, penelitian ini juga didukung oleh mitra pemerintah, yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya, Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam mendorong hilirisasi hasil riset berbasis potensi maritim nasional.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, setiap tim peneliti memaparkan perkembangan pelaksanaan penelitian, capaian yang telah diraih, serta rencana tindak lanjut hingga akhir masa penelitian. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh program riset berjalan sesuai target, baik dari aspek luaran ilmiah maupun potensi implementasi hasil penelitian.

Keikutsertaan Prof. Retno dalam Program Riset Jatim Melaju 2026 menunjukkan komitmen FF UNAIR dalam menghasilkan penelitian berkualitas yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kolaborasi strategis dan pemanfaatan kekayaan sumber daya alam Indonesia, FF UNAIR terus berkontribusi menghadirkan inovasi yang mendukung pembangunan sektor kesehatan sekaligus memperkuat daya saing riset nasional, sejalan dengan pencapaian SDGs 9 dan SDGs 17.