info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Melalui ICPHS 2026, FF UNAIR Perkuat Kolaborasi Global melalui Inovasi Digital di Bidang Farmasi dan Kesehatan

Pada tahun 2026 ini Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) kembali menyelenggarakan kegiatan bertaraf internasional, yaitu International Conference of Pharmacy and Health Sciences (ICPHS) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada 20 Juni 2026 di Gedung Nani, Kampus C UNAIR dengan dihadiri oleh 117 peserta yang berasal dari berbagai negara, antara lain Malaysia, India, Pakistan, China, dan Indonesia.

Konferensi ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, serta mahasiswa untuk bertukar gagasan, mempresentasikan hasil riset terkini, serta membangun kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang farmasi dan kesehatan yang terus berkembang di era digital.

Ketua ICPHS 2026, apt. Muhammad Faris Adrianto, S.Farm., M.Farm., Ph.D., menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh peserta sekaligus menjelaskan tema yang diangkat pada konferensi tahun ini.

“ICPHS 2026 carries the theme Shaping the Future of Pharmacy and Health Sciences through Digital Innovation. This theme reflects the rapid changes in pharmacy and healthcare, where digital technology, artificial intelligence, big data, and computational approaches are increasingly important in research, drug development, pharmaceutical services, regulation, and health systems,” tutur Faris.

Tema tersebut mencerminkan transformasi besar yang tengah terjadi dalam sektor farmasi dan kesehatan. Pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, analisis data besar, hingga pendekatan komputasional kini menjadi elemen penting dalam mendukung inovasi penelitian, pengembangan obat, pelayanan kefarmasian, regulasi, serta sistem kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Rangkaian konferensi menghadirkan sejumlah pakar internasional yang membagikan wawasan dan pengalaman mereka melalui sesi plenary. Pada sesi plenary pertama, peserta mendapatkan pemaparan dari Prof. Teruna Siahaan (University of Kansas, USA), Prof. Helmy Yusuf (Universitas Airlangga, Indonesia), dan Assoc. Prof. Dr. Jane Gew Lai Ti (Sunway University, Malaysia).

Selanjutnya, sesi plenary kedua menghadirkan Dr. Sugimoto Sachiko (Juntendo University, Japan), Prof. Yashwant V. Pathak (University of South Florida, USA), dan Dr. Cao Liang (Hunan University of Medicine, China). P

Pada sesi plenary terakhir, peserta memperoleh perspektif tambahan dari Dr. Ario Bimo (Putra University, Malaysia) dan Dr. Ganesh Sritheran (Taylor’s University, Malaysia). 

Penyelenggaraan ICPHS 2026 sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being dan SDG 17: Partnerships for the Goals. Melalui forum ilmiah internasional ini, para peserta bersama-sama membahas berbagai inovasi dan perkembangan terkini yang berpotensi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat global. Selain itu, kehadiran akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara menjadi wujud nyata penguatan kemitraan internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan, sehingga mampu mendorong terciptanya solusi kolaboratif untuk menjawab tantangan kesehatan di masa depan.