Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) menghadirkan H.E. Prof. Dr. M. Iqbal Choudhary, Coordinator General COMSTECH (OIC Standing Committee on Scientific and Technological Cooperation) asal Pakistan. Prof. Choudhary dikenal sebagai ilmuwan terkemuka di bidang kimia bahan alam dan pengembangan obat serta saat ini memimpin berbagai program kerja sama sains dan teknologi di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, di Ruang Sidang Utama Gedung Nani FF UNAIR tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan. Kehadiran narasumber internasional ini menjadi kesempatan berharga bagi sivitas akademika untuk memperoleh wawasan langsung mengenai perkembangan terkini dalam bidang penemuan dan pengembangan obat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Choudhary menyampaikan materi bertajuk “Cost Effective Approaches for Drug Discovery and Development”. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai strategi inovatif untuk mempercepat proses penemuan obat dengan biaya yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas maupun aspek keamanan. Berbagai pendekatan modern, mulai dari pemanfaatan sumber daya alam, kolaborasi multidisiplin, hingga integrasi teknologi dalam penelitian farmasi, menjadi fokus pembahasan dalam kuliah tamu tersebut.
Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Mahasiswa dan dosen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog secara langsung mengenai tantangan riset farmasi, peluang pengembangan produk obat berbasis bahan alam, hingga prospek kerja sama penelitian internasional.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FF UNAIR dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals).

