
Fakultas Farmasi Universitas Airlangga semakin menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui kunjungan akademik yang dilakukan oleh dosen FF UNAIR, apt. Suciati, S.Si., M.Phil., Ph.D. ke Universiti Malaya pada 20–22 Mei 2026. Kegiatan tersebut mencakup diskusi riset, kuliah tamu internasional, penguatan networking akademik, hingga penandatanganan kerja sama dengan industri berbasis bioteknologi di Malaysia.
Pada 20 Mei 2026, Dr. Suciati melakukan diskusi riset dan penjajakan kolaborasi bersama peneliti dari The National Antarctic Research Centre dalam program penelitian Yayasan Penyelidikan Sultan Mizan (YPASM) Malaysia. Diskusi tersebut dihadiri oleh Dr. Teoh Teow Chong dan Dr. Mohammed Rizman Idid. Pertemuan berlangsung produktif dengan pembahasan berbagai peluang pengembangan riset multidisiplin, khususnya yang berkaitan dengan eksplorasi bahan alam dan pengembangan penelitian berbasis bioinformatika.
Masih pada hari yang sama, Dr. Suciati juga memberikan kuliah tamu pada mata kuliah Advanced Roles of Bioinformatics in Propelling Research yang diselenggarakan oleh Program Master of Bioinformatics (MBioinfo), Institute of Biological Sciences, Faculty of Science, Universiti Malaya. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi bertajuk “Roles of Bioinformatics in the In Vitro and In Vivo Studies for Alzheimer’s Disease Drug Development.” Kuliah ini diikuti oleh mahasiswa magister bioinformatika dan berlangsung secara interaktif melalui diskusi mengenai pemanfaatan bioinformatika dalam pengembangan kandidat obat penyakit Alzheimer.
Kegiatan internasional tersebut berlanjut pada 22 Mei 2026 melalui diskusi riset dan networking bersama peneliti dari Faculty of Pharmacy Universiti Malaya, yakni Dr. Sagir Mustapha dan Dr. Muhammad Luqman Nordin, serta peneliti dari Centre for Natural Product Universiti Malaya, Dr. Najihah Mohd Hashim. Diskusi membahas peluang kolaborasi penelitian di bidang bahan alam, farmasi, dan pengembangan teknologi kesehatan berbasis riset inovatif.
Selain memperkuat kerjasama akademik, Dr. Suciati juga melakukan diskusi kolaborasi riset dengan Grusonn Wellness, sebuah industri berbasis bioteknologi yang memproduksi pangan fungsional berbahan dasar jamur. Dalam agenda tersebut turut dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai langkah awal pengembangan kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendukung inovasi produk kesehatan berbasis bahan alam.

