info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Siap Skripsi KBK Farmakognosi dan Fitokimia 2024

Siap Skripsi KBK Farmakognosi dan Fitokimia 2024

Acara Siap Skripsi 2024 KBK Farmakognosi dan Fitokimia dilaksanakan pada 17 Maret 2024 secara daring melalui platform Zoom. Acara ini dihadiri oleh Prof. apt. Rr. Retno Widyowati, S.Si., M.Pharm., Ph.D. sebagai pemateri Siap Skripsi kali ini.

KBK Farmakognosi dan Fitokimia hanya memiliki satu research group yaitu Natural Product Drugs Discovery & Development Research Group (NPD3-RG). Visi dari KBK ini, yaitu menjadi bagian dari suatu pengembangan ilmu atau penelitian khususnya untuk menghasilkan obat dari bahan alam baik dalam bentuk fitofarmaka, kosmeseutikal, ataupun nutrasetikal yang dapat berkembang dalam kancah nasional maupun internasional. Dengan misi utama terpenuhinya standar dan/atau persyaratan mutu obat dan bahan obat, yaitu efektif, aman, dan terstandar

Salah satu hasil dari penelitian KBK ini adalah Diabetkol, yang merupakan hasil penelitian Prof. Dr. apt. Sukadirman, MS.. Guna menghasilkan suatu produk, tentu banyak yang perlu dilakukan,  meliputi eksplorasi, screening, pencarian profil bahan, dan survei etnomedisin. Bahan yang bisa dipakai pastinya merupakan bahan yang berasal dari alam, meliputi tanaman, biota laut, produk yang berasal dari hewan, dll. Selanjutnya dapat dilakukan uji in vivo, isolasi, dan kontrol kualitas. Kemudian dapat dikembangkan pula penelitian formulasi, uji toksisitas, dan uji stabilitas. Saat produk fitofarmasetika sudah jadi maka tahap akhirnya, yaitu dilakukan uji klinik dan uji stabilitas.

Tema dari riset dosen yang tengah berjalan meliputi Studi Etnomedisin, Isolasi dan Struktur Elusidasi, Bioaktivitas dan Toksisitas (Studi Preklinik), Pengembangan Metode Analisis dan Metabolite Profiling, Pengembangan Formulasi dan Sistem Penghantaran Obat, dan yang terakhir, yaitu mengenai Uji Klinik. Selain itu, juga ada beberapa mata kuliah pilihan yang dapat menunjang topik penelitian di KBK ini, yaitu Etnomedisin, Aromaterapi, Fitoterapi, dan Uji Nonklinik.

Tiap dosen memiliki fokus pada riset masing-masing sehingga para mahasiswa dapat memilih topik riset yang ingin diajukan menurut topik riset dosen masing-masing. Dalam pemilihan dosen pembimbing juga mempertimbangkan riset terdahulu yang pernah dilakukan.

“Biasanya kami akan menawarkan topik riset dosen terlebih dahulu. Namun, kami, para dosen, juga sangat terbuka terhadap ide dari adik-adik mahasiswa. Misalnya, ‘saya ada ide ini Prof.!’, kami tentunya akan tetap mempertimbangkan. Nah, untuk dana sendiri apabila masih dalam topik riset dosen yang dibiayai maka penelitian juga akan tercover, sedangkan apabila diluar itu maka kembali pada dosen masing-masing, tetapi biasanya kalau penelitiannya berpotensi maka akan dianggarkan atau juga bisa diajukan anggarannya di tahun selanjutnya,” ujar Prof. Retno.

“Selain itu, tidak ada kriteria khusus. Kita tidak melihat IPK kalau yang diambil hanya mahasiswa IPK tinggi, lha yang lainnya masak ndak dibimbing. Yang penting adalah komitmen dan kesungguh-sungguhan. Kalau bisa riset itu enjoy bukan terpaksa,” lanjut Prof. Retno mengenai pertanyaan kriteria khusus pemilihan mahasiswa.

Setelah pemaparan oleh dosen, ada juga sharing materi oleh mahasiswa yang tengah melakukan skripsi di KBK Farmakognosi dan Fitokimia, yaitu Putri Antika dengan fokus penelitian formulasi dan uji aktivitas (In Vivo) serta Dhita Dwi Rachmawati dan Afifatuzzahroh dengan fokus penelitian etnomedisin. Menurut mereka, skripsi di KBK Farmakognosi dan Fitokimia ini sangat seru dan pastinya banyak teman yang saling membantu dalam pelaksanaan skripsi, yang terpenting adalah semangat, niat, dan jangan takut untuk mencoba.

 

Penulis : Josephine Hoo (2022)
Editor : Amanda A. (2023) & Tim Humas FF UNAIR

Baca juga:
Siap Skripsi KBK Kimia Farmasi - Departemen Ilmu Kefarmasian 2024
Siap Skripsi KBK Farmasi Komunitas 2024
Siap Skripsi KBK Farmasi Klinik 2024