info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Bawa Inovasi Kit Diagnostik Alergi, Guru Besar FF UNAIR Tampil di Indonesia Patent Awards 2026

Inovasi hasil karya Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR), Prof. apt. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Karya inovasi berupa Kit Diagnostik untuk Mendeteksi Alergi dalam Bentuk Patch Transdermal terpilih untuk dipamerkan dalam ajang Indonesia Patent Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 3 November 2026 bertempat di Jakarta International Convention Center (JICC). Indonesia Patent Awards merupakan ajang penghargaan berskala nasional yang ditujukan bagi para inventor dan pencipta inovasi yang berhasil mengembangkan hasil penelitian menjadi teknologi, produk, maupun solusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, industri, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Terpilihnya inovasi karya Prof. Junaidi Khotib untuk dipamerkan dalam kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi akademisi dalam menghasilkan inovasi berbasis penelitian yang memiliki potensi penerapan di masyarakat. Kit diagnostik alergi dalam bentuk patch transdermal tersebut menjadi salah satu wujud pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi, khususnya dalam inovasi metode diagnostik.

Prestasi ini menjadi motivasi bagi sivitas akademika FF UNAIR untuk terus menghasilkan karya inovatif, memperkuat budaya riset, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi dan daya saing nasional.

Keikutsertaan inovasi ini dalam Indonesia Patent Awards 2026 juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Pengembangan kit diagnostik alergi berbentuk patch transdermal mencerminkan upaya perguruan tinggi dalam mendorong inovasi teknologi berbasis penelitian serta memperkuat ekosistem riset dan pengembangan. Melalui inovasi ini, Fakultas Farmasi UNAIR turut berkontribusi dalam menghasilkan teknologi kesehatan yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kemajuan industri kesehatan nasional.