info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

FF UNAIR Edukasi Keamanan Bahan Tambahan Pangan bagi Pengolah Ikan di Muncar

Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) mengadakan pengabdian kepada masyarakat di Muncar, Banyuwangi, pada 10 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Sehat melalui Edukasi dan Penyuluhan Bahan Tambahan Pangan Anggota Koperasi Brak Bina Usaha Muncar Banyuwangi”.

Tim pengabdian diketuai Prof. Dr. apt. Djoko Agus Purwanto, M.Si. Kegiatan dilaksanakan bersama Dinas Perikanan Banyuwangi dan Koperasi Brak Bina Usaha Muncar untuk meningkatkan pemahaman anggota koperasi tentang keamanan produk olahan ikan.

Peserta mendapat penyuluhan tentang bahan tambahan pangan (BTP) yang diperbolehkan dan bahan berbahaya yang tidak boleh digunakan dalam pangan. Materi ini membantu peserta lebih cermat memilih bahan dan memahami penggunaannya secara tepat.

Keamanan BTP bergantung pada jenis bahan, kesesuaian dengan produk, dan jumlah penggunaannya. Karena itu, pelaku pengolahan ikan perlu memahami ketentuan tersebut agar dapat menghasilkan pangan yang aman.

Selain penyuluhan, peserta mengikuti pelatihan penggunaan test kit atau perangkat uji sederhana. Pelatihan ini mengenalkan cara memeriksa indikasi keberadaan bahan berbahaya dalam pangan serta membaca hasil sesuai petunjuk perangkat.

Kegiatan juga mencakup edukasi pola konsumsi sehat dan diskusi. Pemahaman peserta dievaluasi melalui pretest dan post-test sebelum dan setelah penyuluhan.

Tim turut menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat. Layanan ini memberi kesempatan kepada peserta untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan awal.

Kegiatan tersebut mendukung SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta program AIRCARE (Airlangga Integrated Community Health, Access, Response, and Equity). Pelaksanaannya mencakup promosi kesehatan, pencegahan penyakit, deteksi dini, pemanfaatan teknologi kesehatan, dan penguatan akses layanan kesehatan.

Pengabdian ini didanai oleh Universitas Airlangga melalui Skema Program Kemitraan Masyarakat Desa Binaan nomor 3700/B/DST/UN3.FF/PM.01.01/2026. Melalui edukasi dan pelatihan, anggota koperasi diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan keamanan produk olahan ikan dan mendukung kesehatan masyarakat.