info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Mengenal Kekayaan Pengobatan Tradisional Indonesia melalui Get to Know Traditional Medicine SEP Incoming 2026

Sebagai bagian dari rangkaian Student Exchange Programme (SEP) Incoming 2026, Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) menyelenggarakan kegiatan Get to Know Traditional Medicine untuk memperkenalkan kekayaan pengobatan tradisional Indonesia kepada para exchange participants. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium FF UNAIR pada tanggal 29 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal berbagai bentuk pengobatan tradisional yang telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia sekaligus memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan sesi penyampaian materi mengenai jamu sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah digunakan secara turun-temurun. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan aromaterapi sebagai salah satu pendekatan komplementer dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup. Sesi materi berlangsung interaktif sehingga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi dan mengenal lebih jauh praktik pengobatan tradisional di Indonesia.

Setelah sesi pemaparan, para peserta mengikuti workshop pembuatan jamu kunyit asam dan aromaterapi. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mengamati proses pembuatannya, tetapi juga terlibat secara langsung dalam setiap tahapan sehingga memperoleh pengalaman praktis yang berkesan. Workshop ini memberikan gambaran mengenai pemanfaatan bahan alam Indonesia yang dapat diolah menjadi produk kesehatan yang bermanfaat.

Melalui kegiatan Get to Know Traditional Medicine, para exchange participants diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai potensi pengobatan tradisional Indonesia, baik dari sisi manfaat kesehatan maupun nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat pengalaman belajar lintas budaya selama mengikuti SEP Incoming 2026.

Penulis: Sarah Nadya Amalia (2024)
Editor: Tim Humas FF UNAIR