
Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada 28–29 Juli 2026 di Aula Gedung Nani, Kampus C Universitas Airlangga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis fakultas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penyusunan RPS yang selaras dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) serta pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis pemodelan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Workshop diikuti oleh seluruh dosen FF UNAIR yang terlibat dalam penyusunan dan pengembangan mata kuliah.
Pada hari pertama, peserta memperoleh pemaparan materi dari Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T. dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dalam sesinya yang bertajuk “Desain Pembelajaran dan Penyusunan RPS sesuai dengan SK dengan Pendekatan OBE”, Prof. Syamsul menjelaskan pentingnya transformasi penyusunan RPS agar mampu mengakomodasi perkembangan teknologi digital tanpa mengesampingkan capaian pembelajaran lulusan. Ia juga memaparkan bagaimana kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan sebagai pendukung dalam proses perancangan pembelajaran yang lebih efektif, terstruktur, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
Selain menghadirkan narasumber dari ITS, workshop ini juga melibatkan Tim Pusat Inovasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (PIPTP) Universitas Airlangga. Tim PIPTP memberikan pendampingan mengenai implementasi kebijakan akademik serta pemanfaatan berbagai platform dan teknologi pembelajaran yang mendukung penyusunan RPS sesuai standar universitas. Diskusi interaktif yang berlangsung memberikan kesempatan kepada para dosen untuk berdialog mengenai tantangan maupun strategi dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada mahasiswa.
Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada Praktik Mandiri Pengisian dan Pemutakhiran RPS Mata Kuliah. Pada sesi ini, para peserta secara langsung menyusun dan memperbarui dokumen RPS masing-masing dengan mengimplementasikan konsep serta standar yang telah dipelajari pada hari sebelumnya. Tim pendamping turut memberikan masukan dan evaluasi agar setiap RPS memenuhi prinsip OBE serta mampu mengintegrasikan pemanfaatan teknologi AI secara tepat dalam proses pembelajaran.
Melalui workshop ini seluruh dosen semakin siap menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa. Penyusunan RPS yang berkualitas diharapkan dapat mendukung terciptanya lulusan yang unggul, kompetitif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja di era transformasi digital.
