
Dekan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR), Prof. Dr. apt. Dewi Melani Hariyadi, M.Si., menghadiri WUACD Summit in Conjunction with the 15th Korea-ASEAN Joint Symposium on Biomass Utilization and Renewable Energy yang diselenggarakan pada 21 Juni 2026 di The Sakala Resort, Bali. Kegiatan ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan akademisi, peneliti, industri, serta berbagai pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas isu-isu terkini terkait pemanfaatan biomassa dan energi terbarukan.
Forum internasional tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk bertukar wawasan, berbagi hasil riset, serta mendiskusikan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk memperkuat jejaring kolaborasi lintas institusi dan lintas negara dalam menghadapi tantangan global di bidang energi dan lingkungan.
Keikutsertaan Prof. Dewi Melani Hariyadi dalam forum ini mencerminkan komitmen Fakultas Farmasi UNAIR dalam mendukung internasionalisasi institusi serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai mitra strategis di tingkat global. Melalui berbagai sesi diskusi dan pertemuan yang berlangsung selama kegiatan, peserta memperoleh peluang untuk menjajaki potensi kolaborasi riset, pertukaran akademik, hingga pengembangan program bersama yang berorientasi pada inovasi dan keberlanjutan.
WUACD Summit yang diselenggarakan bersamaan dengan 15th Korea-ASEAN Joint Symposium on Biomass Utilization and Renewable Energy ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, dan sektor industri dalam mengembangkan solusi yang relevan terhadap kebutuhan masyarakat dan lingkungan.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, diharapkan Universitas Airlangga dapat semakin memperkuat perannya dalam jejaring kolaborasi internasional. Selain itu, forum ini membuka peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan bersama WUACD maupun berbagai institusi mitra lainnya, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

