info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

FF UNAIR dan HPTLC Association Indonesia Chapter Kupas Inovasi HP-TLC dalam Webinar Internasional

Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) bekerjasama dengan dengan HPTLC Association Indonesia Chapter menyelenggarakan webinar internasional bertajuk “The Powers of HP-TLC: Understanding the Science Behind The Practice”. Kegiatan ini digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Senin (25/5/2026).

Webinar tersebut menghadirkan para ahli di bidang High Performance Thin Layer Chromatography (HP-TLC) dan diikuti oleh peserta dari kalangan akademisi, peneliti, mahasiswa, hingga praktisi industri. Agenda dibagi menjadi dua sesi utama yang membahas konsep dasar hingga implementasi nyata teknologi HP-TLC dalam bidang penelitian dan industri farmasi.

Pada sesi pertama, webinar menghadirkan Dr. Tien Do sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara sistematis mengenai tahapan penggunaan HP-TLC untuk proses pemastian mutu produk berbahan alam. Materi yang disampaikan mencakup langkah demi langkah analisis menggunakan HP-TLC, mulai dari preparasi sampel, proses pengembangan kromatogram, hingga pengolahan dan interpretasi data.

Tidak hanya itu, Dr. Tien Do juga menjelaskan pentingnya system suitability test (SST) dalam analisis menggunakan HP-TLC sebagai bagian penting dalam memastikan validitas dan konsistensi hasil pengujian. Penjelasan yang komprehensif tersebut memberikan wawasan mendalam kepada peserta mengenai standar analisis modern pada produk bahan alam.

Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Prof. Dr. apt. Idha Kusumawati, M.Si. yang membahas aplikasi nyata penggunaan HP-TLC dalam bidang riset maupun implementasinya di industri. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bagaimana teknologi HP-TLC dimanfaatkan untuk mendukung penelitian farmasi, pengembangan produk herbal, hingga proses pengendalian mutu di sektor industri.

Melalui berbagai contoh penerapan, Prof. Idha juga menekankan bahwa HP-TLC menjadi salah satu metode analisis yang memiliki peran penting dalam pengembangan produk berbasis bahan alam karena dinilai efektif, efisien, dan mampu memberikan hasil analisis yang akurat.

Kegiatan ini selaras dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-17 yakni Partnerships for the Goals, melalui penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi, organisasi internasional, serta para akademisi dan praktisi dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang kefarmasian.