Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) kembali menggelar Kajian Akbar Ramadhan pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Nanizar Zaman Joenoes ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kampus.
Kajian akbar ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika FF UNAIR, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan fakultas.
Pada tahun ini, kajian mengusung tema “Formulasi Syukur: Mengubah Keluh Kesah Menjadi Energi Ibadah.” Tema tersebut mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan pentingnya sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika aktivitas akademik maupun profesional.
Materi kajian disampaikan oleh Ustadz Ahmad Syauqi, yang juga merupakan dosen Bahasa dan Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa rasa syukur merupakan kunci untuk menjaga ketenangan hati dan meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan.
Menurut beliau, setiap keluh kesah yang muncul dalam kehidupan dapat diubah menjadi energi positif apabila disikapi dengan rasa syukur dan kesadaran spiritual. Ia juga mengajak peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Setelah kajian usai, seluruh civitas akademika yang hadir melaksanakan sholat maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan berbuka bersama. Berbagai hidangan untuk berbuka disediakan secara gratis oleh FF UNAIR.
