Kerjasama FF UNAIR dengan India dan Thailand untuk SDGs

Fakultas Farmasi selalu berperan aktif sebagai komitmen untuk mewujudkan goals SDGs, khususnya di lingkungan Universitas Airlangga. Bermacam kegiatan telah diselenggarakan untuk mempercepat tercapainya SDGs, salah satunya adalah kegiatan diskusi membahas SDGs dalam bentuk Webinar Series. Baru-baru ini, Fakultas Farmasi kembali mengadakan forum diskusi SDGs dengan topik Strengthening International Partnership in Supporting the Achievement of SDGs. Aktivitas yang diselenggarakan via Zoom pada Sabtu, 16 Oktober 2021 ini turut menggandeng dua universitas dari luar negeri, yaitu Dibrugarh University India dan Srinakharinwot University Thailand.

Pada forum diskusi kali ini, masing-masing perwakilan dari ketiga universitas saling berbagi pengetahuan mengenai strategi-strategi untuk mencapai goals SDGs. Perwakilan dari Universitas Airlangga, yaitu Dr. Pratiwi Soesilawati, drg., M.Kes memaparkan strategi Universitas Airlangga untuk dapat menjalin dan mempertahankan hubungan kerjasama internasional dengan universitas-universitas yang ada di luar negeri. Kemudian, Dr.rer.nat. Duangratana Shuwisitkul dari Srinakharinwot University Thailand juga mempresentasikan stategi universitasnya untuk dapat mengorganisasi kegiatan-kegiatan SDGs dengan baik. Selain berdiskusi mengenai target pencapaian SDGs, salah satu speaker, Prof. Dr. Bhaskar Mazumder juga sharing pengetahuan tentang strategi untuk tetap menjaga riset grup selalu aktif selama pandemi Covid-19.

Setelah masing-masing pembicara selesai menyampaikan materinya, sesi diskusi dengan audiens yang ingin bertanya tentang progress pencapaian SDGs juga diadakan. Di penghujung acara, acara ini ditutup dengan foto bersama secara virtual. Dengan diadakannya forum diskusi yang membahas tentang penguatan kerjasama demi tercapainya SDGs seperti ini, Fakultas Farmasi bersama-sama dengan partner universities dari developing countries dapat selalu bekerja sama dalam pencapaian SDGs yang dapat bermanfaat bagi banyak kalangan.

 

 


Unduhan