
Wakil Dekan I Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) turut menghadiri kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pelatihan bertajuk “Apoteker di Era AI: From Quality Guardian to Data-Driven Decision Maker” yang diselenggarakan melalui kerjasama antara Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan Himpunan Seminat Farmasi Industri (Hisfarin). Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, di Mercure Grand Mirama Hotel Surabaya.
Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para apoteker, akademisi, serta praktisi farmasi untuk memperkuat pemahaman mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan penerapannya dalam dunia kefarmasian. Di tengah transformasi digital yang semakin pesat, apoteker dituntut untuk tidak hanya berperan sebagai penjaga mutu (quality guardian), tetapi juga sebagai pengambil keputusan berbasis data (data-driven decision maker).
Melalui berbagai sesi pelatihan dan diskusi, peserta mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan AI dalam mendukung proses pengambilan keputusan, pengelolaan data, peningkatan efisiensi operasional, hingga penguatan sistem jaminan mutu di sektor farmasi. Materi yang disampaikan juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan lanskap industri kesehatan dan farmasi yang semakin terdigitalisasi.
Kehadiran Wakil Dekan I FF UNAIR dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen FF UNAIR untuk terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini, sekaligus memperkuat jejaring dengan organisasi profesi dan pemangku kepentingan di bidang kefarmasian.
FF UNAIR berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak apoteker yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital. Selain itu, kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi, organisasi profesi, dan dunia industri diharapkan mampu mendorong peningkatan kompetensi apoteker Indonesia agar semakin relevan dengan kebutuhan masa depan.
