Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) menyelenggarakan kuliah tamu internasional yang menghadirkan akademisi dari Chulalongkorn University, Thailand, yakni Assist. Prof. Chotirat Chotirat Nakaranurack. Kegiatan ini berlangsung pada 24 Februari 2026 di Aula Gedung Nani dan dihadiri oleh dosen serta mahasiswa Fakultas Farmasi.
Dalam kuliah bertajuk “Building Better Infectious Disease Care: Lessons from Pharmacist-Led Practice in Thailand”, Assist. Prof. Chotirat memaparkan peran strategis apoteker dalam meningkatkan kualitas layanan penyakit infeksi di Thailand. Ia menekankan bahwa praktik kefarmasian yang berorientasi klinis dan berbasis bukti ilmiah mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengendalian penyakit infeksi, termasuk dalam upaya menekan resistensi antimikroba.
Beliau juga membagikan pengalaman implementasi pharmacist-led practice di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Thailand, mulai dari rumah sakit hingga pelayanan kesehatan primer. Model praktik ini menempatkan apoteker sebagai bagian integral dalam tim multidisiplin, berperan aktif dalam pemilihan terapi, pemantauan efektivitas dan keamanan obat, serta edukasi pasien.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara tenaga kesehatan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun sistem perawatan penyakit infeksi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, penguatan kompetensi klinis apoteker serta dukungan kebijakan kesehatan nasional turut menjadi faktor penting dalam optimalisasi peran tersebut.
Kegiatan kuliah tamu ini disambut antusias oleh para peserta. Diskusi interaktif yang berlangsung setelah pemaparan materi membuka ruang pertukaran gagasan antara akademisi Thailand dan sivitas akademika FF UNAIR. Diharapkan, kegiatan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa serta mendorong penguatan jejaring dan kolaborasi internasional di bidang farmasi klinis dan pengelolaan penyakit infeksi.
