info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Demi Lahirkan Inovasi Produk Herbal Baru, FF UNAIR Lakukan Eksplorasi Etnomedisin Bahan Alam di Maluku


FF UNAIR Lakukan Eksplorasi Etnomedisin Bahan Alam di Maluku

Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) melaksanakan kegiatan eksplorasi etnomedisin terkait pemanfaatan bahan alam untuk perawatan pasca persalinan dan pelancar air susu ibu (ASI) pada masyarakat dari tiga suku di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan pengetahuan obat tradisional berbasis kearifan lokal yang berpotensi dikembangkan secara ilmiah.

Ekspedisi etnomedisin ini diketuai oleh Prof. Wiwied Ekasari dengan didampingi oleh Dr. Neny Purwitasari, serta melibatkan mahasiswa dari jenjang Sarjana (S1) dan Doktor (S3). Selama kurang lebih dua minggu, mulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2026, tim FF UNAIR terjun langsung ke Desa Kaitetu, Desa Keith, dan Desa Kalauli yang berada di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Wilayah tersebut dipilih karena masyarakat setempat masih memegang teguh dan mempraktikkan pengetahuan asli (indigenous knowledge) dalam upaya pemulihan kondisi ibu nifas dan peningkatan produksi ASI melalui pemanfaatan bahan alam. Pengetahuan turun-temurun ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikaji dan dikembangkan sebagai dasar pengobatan tradisional yang aman dan berkhasiat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tim FF UNAIR menggelar agenda Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan pada 13 Januari 2026. FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain pemerintah kecamatan, raja negeri, tokoh adat, tenaga pendidik, kader PKK, serta mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan dan Pangan Kabupaten Seram Bagian Barat. Forum tersebut menjadi ruang dialog aktif antara akademisi dan masyarakat dalam menggali informasi etnomedisin secara komprehensif.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Wiwied Ekasari beserta tim tidak hanya menyerap informasi terkait pemanfaatan bahan alam, tetapi juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai teknik pengolahan simplisia bahan baku obat yang baik dan benar, sehingga kualitas dan keamanan bahan dapat terjaga.

Data serta temuan yang diperoleh dari ekspedisi ini selanjutnya akan diuji dan dikaji lebih lanjut di laboratorium FF UNAIR. Pengujian ini bertujuan untuk memperoleh bukti ilmiah terkait aspek keamanan dan efikasi bahan alam yang digunakan, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan obat tradisional berbasis riset yang berkontribusi bagi kesehatan ibu dan anak serta penguatan kearifan lokal Indonesia.