Sumpah Apoteker Periode 112 yang Penuh Makna Digelar secara Hybrid

Sumpah Apoteker Periode 112 yang Penuh Makna Digelar secara Hybrid

Pada tanggal 28 Oktober yang lalu, Sumpah Apoteker periode 112 telah selesai diselenggarakan bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda. Pada hari itu, sejumlah 174 Apoteker Baru lulusan pendidikan profesi FF UNAIR telah resmi menjadi bagian dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Pada pelaksanaan Sumpah Apoteker periode 112 kali ini, para apoteker baru membuat logo “Gajah Bersayap Kupu-Kupu” yang memiliki makna mendalam. Gajah yang memiliki tubuh besar dan identik dengan pemberani, mengartikan bahwa mahasiswa bisa sampai ke tahap menjadi apoteker butuh keberanian dan nyali yang besar. Sementara arti dari Sayap Kupu-Kupu, digambarkan bahwa Kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna dari ulat menjadi kupu-kupu yang indah, mengartikan bahwa mahasiswa telah melalui proses sedemikian rupa hingga akhirnya dapat menjalani hidup baru dengan titel apoteker.

Pelaksanaan rangkaian acara berjalan dengan lancar dan khidmat, mulai dari pembukaan oleh Dekan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga hingga acara penutup acara yang mana menampilkan persembahan video kenangan dari para apoteker baru. Pada periode kali ini, pelaksanaan acara dilakukan secara hybrid, yang mana ada 10 apoteker baru yang hadir di venue acara yaitu Aula Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, sementara lainnya mengikuti prosesi secara online di tempat masing-masing.

Pada periode 112 ini, gelar mahasiswa berprestasi untuk program profesi apoteker berhasil disandang oleh apt. Yusuf Alif Pratama, S. Farm. sebagai lulusan terbaik pertama. Sementara lulusan terbaik kedua dan ketiga masing-masing diraih oleh apt. Fitria, S.Farm. dan apt. Risca Fernanda Sari, S.Farm. Penghargaan secara simbolik diberikan kepada ketiga mahasiswa berprestasi tersebut yang mengikuti prosesi secara offline.

Pada penghujung acara, apt. Firmansyah Ardian Ramadhani, S.Farm. mewakili apoteker baru yang telah disumpah pada hari itu memberikan sambutan yang luar biasa dan penuh semangat. Pada sambutannya, apt. Firman menyatakan bahwa sebagai pemuda Indonesia, Ia dan seluruh apoteker baru siap membantu mewujudkan visi misi Indonesia melalui ilmu yang mereka miliki. Sebagai penutup sambutannya, apt. Firman mengutarakan pesan yang sangat menginspirasi “Kita memang bukan patih seperti patih Gajah Mada, kita juga bukan raja seperti raja Brawijaya, tapi kita adalah raja dari segala raja yaitu Prabu Airlangga. Maka banggalah dan tunjukkan eksistensi alumni Universitas Airlangga di seluruh sektor kehidupan.”


Agenda
Unduhan