info@ff.unair.ac.id +62-31-5937824

Kurma: Buah dengan Sejuta Faedah

Buah kurma merupakan buah yang menjadi makanan utama penduduk di negeri asalnya seperti di kawasan jazirah Arab, Afrika Utara, dan negara-negara lain di Timur Tengah. Jenis kurma yang tumbuh pada kawasan tersebut tentunya memiliki kualitas yang berbeda-beda terutama pada kandungan gulanya.

Prof. Dr. apt. Mangestuti Agil, MS. yang merupakan salah satu guru besar Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (FF UNAIR) menjelaskan bahwa buah kurma mengandung berbagai zat yang diperlukan tubuh, seperti gula, vitamin, dan mineral (kalsium, zat besi, selenium). Kurma juga memiliki kandungan serat yang dapat menjaga kesehatan saluran cerna.

Kandungan gula yang ada pada kurma dapat bermanfaat sebagai sumber energi instan, termasuk bagi pasien yang mengalami hipoglikemia atau kadar gula rendah. Kandungan gula pada kurma dapat dengan mudah dicerna dan masuk kedalam aliran darah. Karena itulah kaum muslim biasa menggunakan kurma sebagai makanan pembuka atau takjil untuk berbuka puasa karena kurma dapat mengganti gula yang sudah digunakan sel tubuh saat seharian berpuasa. 

Info tambahan dari Prof. Mangestuti, kurma ajwa dapat dijadikan obat keracunan dan bijinya juga bisa digunakan untuk perbaikan memori. Kurma jenis ini memang disebut-sebut menjadi salah satu jenis kurma yang sangat dianjurkan dikonsumsi dalam islam. Menurut hasil penelitian, kurma ini dapat dijadikan sebagai penawar racun untuk pemakaian obat diklofenak dosis tinggi (obat antiradang, penurun panas). Sedangkan khasiat dari ekstrak air biji kurma ajwa juga telah dikonfirmasi oleh peneliti asal Arab dapat mengatasi kerusakan memori pada pasien diabeter melitus tipe 2. 

Sumber: Koran Jawa Pos section "HERBAL" yang ditulis oleh Prof. Dr. apt. Mangestuti Agil, MS.