Mahasiswa Farmasi Unair Ajak Masyarakat “Atasi Nyeri Otot Challenge"

Semua orang pasti pernah mengalami nyeri otot, dari nyeri otot skala ringan hingga berat. Masyarakat pun memiliki berbagai cara untuk mengatasi nyeri otot yang dialami, mulai dari memijat hingga menggunakan obat. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara menggunakan obat nyeri otot dengan tepat, salah satunya penggunaan koyo, masyarakat sering lupa melepaskan koyo yang digunakan, padahal sudah tidak ada lagi efek panas yang diberikan.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Senin 25 November, Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Airlangga melakukan promosi kesehatan mengenai penanganan nyeri otot yang tepat melalui “Atasi Nyeri Otot Challenge” di Pusat Layanan Kesehatan (PLK) Universitas Airlangga. Kelompok, yang diketuai oleh Ni’matul Khoiriyyah, memberikan edukasi penanganan nyeri otot melalui video yang telah mereka unggah di Youtube berjudul “Edukasi Nyeri Otot”, dengan harapan masyarakat dapat mengakses video tersebut di lain waktu. Video tersebut berisi mengingatkan masyarakat mengenai prinsip “DAGUSIBU” dalam menggunakan obat nyeri eksternal.

Setelah menonton video, masyarakat diajakbermain “Atasi Nyeri Otot Challenge”. Masyarakat diberi kuis sebanyak 5 pertanyaan. Bila mampu menjawab 3 pertanyaan dengan benar, maka mereka diberi kesempatan  melempar anak panah ke puzzletubuh yang menggambarkan otot yang sering nyeri. Bila menembakkkan anak panah ke bagian tubuh yang benar, masyarakat berhak mendapat hadiah.

Salah satu partisipan dari program ini adalah Liliana, Ia mengungkapkan bahwa program ini sangat menarik dan informatif. Ia juga menuturkan dengan adanya promosi kesehatan ini dapat memberikan wawasan tambahan sembari menunggu antrian di Pusat Layanan Kesehatan. Ia juga berharap kedepannya akan diadakan lagi program sejenis.


Unduhan